Senin, 05 November 2012
Sedikit saya ingin menguraikan pendapat saya tentang gambar karikatur water park di atas. Banjir merupakan bencana alam yang dewasa ini sudah menjadi bencana yang rutin terjadi di negara kita ini. Banjir biasanya terjadi karena curah hujan yang tinggi ini apabila dikatakan karena ulah dari alam. Di sisi lain ada juga dampak banjir yang terjadi karena ulah manusia misalnya karena buang sampah di tempat yang tidak seharusnya, penebangan hutan yang dilakukan tidak sejalna dengan penanaman kembali sehingga terjadi hutan gundul.
Kalau boleh flashback sedikit masih segar dipikiran kita bencana banjir bandang yang terjadi di wasior, menurut saya bencana tersebut terjadi akibat hutan yang sudah dibabat habis atau gundul sehingga tak ada lagi akar-akar yang menahan air, pengikisan tanah sehingga terjadilah banjir bandang yang meluluhlantahkan pemukiman di wasior. Oke mari kembali ke uraian saya. Sekarang saya akan menguraikan banjir yang terjadi di Jakarta. Seperti yang kita ketahui, kota Jakarta memang sudah menjadi langganan setiap tahunnya dalam masalah banjir. Banyak sekali daerah-daerah di Jakarta ini yang jika turun hujan pasti akan tergenang air bahkan ada daerah yang setiap harinya tergenang air meskipun tidak turun hujan. Biasanya daerah-daerah di dekat pinggiran sungai. Banjir memang merupakan hal yang merugikan tapi tidak untuk sebagian anak-anak kecil .
Kebanyakan dari anak-anak yang tinggal di perkampungan di sekitar mewahnya gedung-gedung pencakar langit yang ada di Jakarta memanfaatkan genangan air tersebut sebagai arena permainan air tanpa memikirkan betapa bahayanya air yang tergenang tersebut. Hal yang terpenting bagi mereka adalah asiknya bisa bermain air demi kesenangan semata. Yang lebih menyedihkannya banyak orang tua mereka seakan tidak perduli dengan bahaya yang ditimbulkan dari genangan air tersebut bagi kesehatan mereka. Bahaya yang ditimbulkan biasanya penyakit kult seperti kudis kurap dan sebagainya. Maka dari itu marilah kita bersama-sama dengan Pemda DKI membenahi kota Jakarta mulailah dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah di sungai. Untuk Pemda DKI saya berharap semoga pembangunan di kota ini harap lebih diperhatikan dan perbanyaklah membangun taman kota di Jakarta. Sekian
Theresia 53409258 2IA11
Bedah Website E-Commerce
Pada kesempatan kali saya akan membahas tentang bedah
website yang berdasarkan dari konsep Marketing Mix 4P yaitu Product, Price, Place,
Promotion. Website yang saya bedah ialah http://www.farmasiku.com/.
Web ini adalah Apotek Online INDICA.
Product
Web yang berbasis E-Commerce ini
tidak hanya menawarkan barang saja tetapi jasa juga. Untuk barang yaitu berupa
obat-obatan, alat peraga, susu kesehatan, suplemen, alat kesehatan dan
ambulance, dan kosmetik. Jasanya ialah menawarkan pengecekan kadar kolesterol, pengecekan
kadar gula darah, pengecekan kadar asam urat, pengecekan kadar lemak tubuh, pengecekan
tekanan darah.
Price
Harga yang ditawarkan oleh Apotek
ini sangat beragam dari gratis (yaitu untuk pengecekan tekanan darah) hingga
yang paling mahal adalah ambulance karena untuk mengetahui harganya pembeli
harus menghubungi nomor yang bersangkutan. Untuk konsultasi tentang kesehatan
juga gratis apotik ini menyediakan kontak serta
akun online.
Promotion
Sejauh yang saya bedah Apotek online ini sedang tidak melakukan promosi apa-apa
Sejauh yang saya bedah Apotek online ini sedang tidak melakukan promosi apa-apa
.
Place
Untuk
pemesanan barang dan jasa yang ditawarkan oleh Apotek online bisa langsung
melakukan pemesan di websitenya langsung atau langsung mengunjungi Apoteknya di JLn. Setia Budi Timur 25 – Jawa Timur.
sumber : http://www.farmasiku.com/
Senin, 08 Oktober 2012
Wirausaha
SDM
Kegiatan wirausaha dapat juga dikatakan sebagai bisnis. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan seharihari. Untuk bisa memproduksi barang dan jasa maka maka wirausaha ini dilakukan atau dijalankan oleh sekelompok orang maupun individu. Adapun elemen yang membangun bisnis ialah
- Modal, bentuknya financial atau materi yang digunakan dalam menjalakan kegiatan wirausaha.
- Bahan-bahan, akan diolah yang menghasilkan barang dan jasa.
- Sumber Daya Manusia, mencari yang kompetitif dan berkualitas tinggi serta keterampilan manajemen yang memadai.
Lebih jauh akan saya bahas tentang Sumber Daya Manusia (SDM) dalam ruang lingkup berbisnis atau berwirausaha, misal dalam perencanaan dan perekrutan tenaga kerja. Sebuah organisasi ingin memulai berwirausaha di bidang travel, katakannlah organisasi ini sudah mempuyai 2 elemen bisnis yaitu modal dan bahan-bahan. Awalnya hanya tak lebih dari 10 orang individu maka dilakukanlah perencanaan untuk menambah SDM dalam hal ini tenaga kerja. Tenaga kerja itu terdiri dari supir, OB, serta karyawan yang kompetitif dan berkualitas sehingga dapat bersaing dengan organisasi yang bergerak dengan bidang travel lainnya. Supir yang seperti apakah yang kompetitif untuk mengisi kekurangan SDM ini? Yaitu individu yang tak hanya bisa mengendarai bus ataupun minibus tapi juga yang berani, punya keteguhan, tanggung jawab dan mengerti seluk-beluk travel ini beroperasi. Mengapa keteguhan dibutuhkan? Agar nantinya si supir ini teguh dalam menjalankan niat bahwa penumpang ini bisa selamat sampai tujuan, bukan hanya sekedar “yang penting bisa sampai tujuan terus tugas saya selesai” tanpa memikirkan perasaan si penumpang selama perjalanan. Setelah perencenaan dilakukan dengan barulah dilakukan perekrutan tenaga kerja bagi mereka yang memadai kualifikasi-kualifikasi yang telah dibuat dalam perencanaan.
Tanggung Jawab Sosial
Setelah beroperasinya usaha travel di atas baiknya para pendiri perusahaan tersebut memikirkan tentang tanggung jawab sosial tak hanya kepada para konsumen tetapi juga lingkungan travel itu berdiri. Kalau tanggung jawab kepada konsumen sedikit banyak sudah ada pada artikel di atas mengenai keselamatan konsumen. Mengenai lingkungan yaitu pada bagaimana kita menjaga kenyamanan masyarakat perusahaan ini berdiri dengan tidak memarkir bus atau mini bus parkir di sembarang lahan atau di pinggir jalan yang akan mengganggu pengendara lain ketika tidak beroperasi. Sebaiknya mempuyai lahan sendiri untuk ini apabila pekarangannya tidak memadai. Dengan begini lingkungan sekitar akan menghargai usaha travel kita ini.
Sabtu, 24 Maret 2012
Game dan Game Engine
Pada Penulisan kali ini saya menulis sedikit tentang Game dan Game engine. Game (bahasa Indonesia : Permainan) adalah suatu cara belajar yang digunakan dalam menganalisa interaksi antara sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan strategi-strategi yang rasional. Contohnya adalah permainan-permainan tradisional seperti petak umpet, tak jongkok, benteng, galaksin da sebagai. Bagaimana dengan Video Game? Video Game adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video.
Sejarah Perkembangan Video Games
• Video games pertama kali diperkenalkan pada tahun 1971 sebagai medium hiburan yang bersifat komersial.
• Pada akhir tahun 1970an dan awal tahun 1980an, video games menjadi sebuah dasar yang penting bagi industri hiburan di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.
• Tahun 1983 (bidang industri) industri video game telah mengalami perkembangan selama dua dekade dan menjadi industri yang berharga $10 miliar, yang menjadi saingan dengan industri ‘motion picture’ sebagai industri hiburan yang paling berprofit besar.
• Tahun 1962, Steve Russell menciptakan SpaceWar! Permainan ini merupakan permainan pertama yang dimaksudkan untuk pemakaian komputer. Russel menggunakan MIT PDP-1 komputer mainframe untuk meciptakan permainan ini.
• Tahun 1967, Ralph Baer menciptakan video game pertama yang dimaikan dengan televisi, sebuah permainan yang diberi nama Chase. Ralph Baer akhirnya menjadi bagian dari Sanders Associates, sebuah perusahaan elektronik militer.
• Pada 1971, Nolan Bushnell bersama dengan Ted Dabney, menciptakan permainan arcade yang pertama. Permainan ini diberi nama Computer Space, yang diciptakan berdasarkan pada permainan SpaceWar! Permainan arcade Pong diciptakan oleh Nolan Bushnell (dengan bantuan Al Alcorn) setahun kemudian pada tahun 1972.
• Tahun 1972, hiburan pertama video game komersial dapat dimainkan di rumah, Odyssey, diluncurkan oleh Magnavox dan didesain oleh Ralph Baer. Permainan mesin ini aslinya didesain pada saat Ralph Baer masih berada di Sanders Associates pada tahun 1966, Baer mengurus untuk mendapatkan ijin legalnya setelah ditolak oleh Sanders Associates. Permainan Odyssey deprogram dengan dua belas permainan.
• Tahun 1976, Fairchild meluncurkan programmable home game yang pertama dan diberi nama Fairchild Video Entertainment System atau Channel F. Channel F merupakan salah satu dari electronic system yang pertama menggunakan microchip yang diciptakan oelh Robert Noyce untuk Fairchild Semiconductor Corporation.
Bagaimana dengan game engine? game engine adalah perangkat lunak yang dapat kita gunakan untuk membangun sebuah game. Terdapat macam-macam game engine yang tersedia saat ini baik yang bersifat komersil. Sekarang ini banyak developer game lebih memilih menggunakan game engine. Dengan menggunakan game engine yang sudah ada kita tidak perlu repot-repot untuk membuat sebuah perangkat lunak. Contoh game engine itu ada OGRE, Panda3D, Crystal Space, jME, Blender Game Engine, Unity 3D dan masih banyak lagi
sumber :
http://pele-donk.blogspot.com/2010/02/artikel-tentang-game.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Permainan_video
http://wiki.bestlagu.com/games/169033-apa-sih-game-engine.html
http://www.kikasyafii.com/game-engine/
http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&id=144&title=Macam-Macam%20Serta%20Perbandingan%20Game%20Engine
Sejarah Perkembangan Video Games
• Video games pertama kali diperkenalkan pada tahun 1971 sebagai medium hiburan yang bersifat komersial.
• Pada akhir tahun 1970an dan awal tahun 1980an, video games menjadi sebuah dasar yang penting bagi industri hiburan di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.
• Tahun 1983 (bidang industri) industri video game telah mengalami perkembangan selama dua dekade dan menjadi industri yang berharga $10 miliar, yang menjadi saingan dengan industri ‘motion picture’ sebagai industri hiburan yang paling berprofit besar.
• Tahun 1962, Steve Russell menciptakan SpaceWar! Permainan ini merupakan permainan pertama yang dimaksudkan untuk pemakaian komputer. Russel menggunakan MIT PDP-1 komputer mainframe untuk meciptakan permainan ini.
• Tahun 1967, Ralph Baer menciptakan video game pertama yang dimaikan dengan televisi, sebuah permainan yang diberi nama Chase. Ralph Baer akhirnya menjadi bagian dari Sanders Associates, sebuah perusahaan elektronik militer.
• Pada 1971, Nolan Bushnell bersama dengan Ted Dabney, menciptakan permainan arcade yang pertama. Permainan ini diberi nama Computer Space, yang diciptakan berdasarkan pada permainan SpaceWar! Permainan arcade Pong diciptakan oleh Nolan Bushnell (dengan bantuan Al Alcorn) setahun kemudian pada tahun 1972.
• Tahun 1972, hiburan pertama video game komersial dapat dimainkan di rumah, Odyssey, diluncurkan oleh Magnavox dan didesain oleh Ralph Baer. Permainan mesin ini aslinya didesain pada saat Ralph Baer masih berada di Sanders Associates pada tahun 1966, Baer mengurus untuk mendapatkan ijin legalnya setelah ditolak oleh Sanders Associates. Permainan Odyssey deprogram dengan dua belas permainan.
• Tahun 1976, Fairchild meluncurkan programmable home game yang pertama dan diberi nama Fairchild Video Entertainment System atau Channel F. Channel F merupakan salah satu dari electronic system yang pertama menggunakan microchip yang diciptakan oelh Robert Noyce untuk Fairchild Semiconductor Corporation.
Bagaimana dengan game engine? game engine adalah perangkat lunak yang dapat kita gunakan untuk membangun sebuah game. Terdapat macam-macam game engine yang tersedia saat ini baik yang bersifat komersil. Sekarang ini banyak developer game lebih memilih menggunakan game engine. Dengan menggunakan game engine yang sudah ada kita tidak perlu repot-repot untuk membuat sebuah perangkat lunak. Contoh game engine itu ada OGRE, Panda3D, Crystal Space, jME, Blender Game Engine, Unity 3D dan masih banyak lagi
sumber :
http://pele-donk.blogspot.com/2010/02/artikel-tentang-game.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Permainan_video
http://wiki.bestlagu.com/games/169033-apa-sih-game-engine.html
http://www.kikasyafii.com/game-engine/
http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&id=144&title=Macam-Macam%20Serta%20Perbandingan%20Game%20Engine
Senin, 19 Desember 2011
Membuat Animasi Gif dari Gambar
Di sini saya menggunakan software easy gif animator 5, perangkat ini memang dikhususkan untuk membuat mengedit gambar GIF animasi. Easy GIF juga mendukung semua jenis animasi GIF dan menyediakan kompresi tinggi dan kualitas di atas rata-rata. Berikut adalah cara singkat penggunaan easy gif ini, yaitu membuat animasi gif dari beberapa gambar
• Setelah kita buka easy gifnya kita pilih “create new animation”

• Setelah itu akan muncul jendela seperti di bawah ini pilih add image kemudian add beberapa gambar yang akan dibuat animasi gif

• Sebagai contoh saya pilih 4 gambar untuk dijadikan animasi gif, kemudian pilih next

• Setelah itu saya akan mensetting waktu pergantian dari setiap foto serta berapa kali gifnya akan bergerak, setelh dirasa sudah sempurna pergerakan dari gif ini pilih next

• Selanjutnya ialah untuk mensetting posisi dari gambarnya nanti pada saat di framenya. Kemudian pilih next, yang terakhir ialah kita save as animasi gif kita

Hasil

*seharusnya gambar di atas ini bergerak layaknya gif :(
• Setelah kita buka easy gifnya kita pilih “create new animation”

• Setelah itu akan muncul jendela seperti di bawah ini pilih add image kemudian add beberapa gambar yang akan dibuat animasi gif

• Sebagai contoh saya pilih 4 gambar untuk dijadikan animasi gif, kemudian pilih next

• Setelah itu saya akan mensetting waktu pergantian dari setiap foto serta berapa kali gifnya akan bergerak, setelh dirasa sudah sempurna pergerakan dari gif ini pilih next

• Selanjutnya ialah untuk mensetting posisi dari gambarnya nanti pada saat di framenya. Kemudian pilih next, yang terakhir ialah kita save as animasi gif kita

Hasil

*seharusnya gambar di atas ini bergerak layaknya gif :(
Minggu, 23 Oktober 2011
RENDERING
Rendering merupakan sebuah proses untuk menghasilkan sebuah citra 2D dari data 3D dimana akan membuat sesuatu yang solid dari model yang telah dibentuk. Proses ini bertujuan untuk untuk memberikan visualisasi pada user mengenai data 3D tersebut melalui monitor atau pencetak yang hanya dapat menampilkan data 2D.
Rendering sering digunakan untuk desain arsitektur, simulator, movie atau juga special effect pada tayangan televisi, dan design visualization. Rendering tidak hanya digunakan pada game programming Model namun ada juga yang digunakan dalam bentuk 3D. 3D Rendering adalah proses yang melibatkan perangkat lunak 3 Dimensi untuk menghasilkan gambar dari model yang telah dibuat sebelumnya. Material dan tekstur yang melibatkan gambar yang dibuat atau sesuai dengan permukaan atau poligon tempat material dan tekstur tersebut berada, sudut pandang dari arah mana objek tersebut dilihat, serta pencahayaan yang diberikan terhadap model 3D dan lingkungan sekitarnya.
Dalam bidang 3D Graphics rendering harus dilakukan secara cermat dan teliti. Maka dari itu terkadang dilakukan pre rendering sebelum rendering dilaksanakan. Per rendering adalah proses pengkomputeran secara intensif ,yang biasa digunakan untuk pembuatan film, menggunakan graphics card dan 3D hardware accelerator untuk penggunaan real time rendering.
Gambar yang dibuat melalui proses rendering digital adalah gambar digital atau raster image, jenis gambar yang biasa kita lihat sehari-hari pada desktop komputer atau wallpaper. Gambar digital tersebut dibuat melalui proses rendering digital sebagai langkah besar terakhir sebelum disusun menjadi animasi. Gambar-gambar digital tersebut diidentifikasi melalui beberapa fitur sebagai berikut
• Shading : mengatur tingkat kecerahan dan warna
• Reflection : pencerminan gambar
• Blur : efek kabur dari obyek yang bergerak
• Refraction : pembelokan cahaya melalui benda padat transparan
• Shadows : efek yang diciptakan oleh cahaya terhalang atau efek bayangan
• Soft shadow : efek cahaya atau bayangan yang terhalang sebagian
• Depth of Field : penampilan objek kabur karena terlalu jauh di depan atau di belakang
sumber :
http://my.opera.com/taniadwy/blog/rendering
http://blog.kursusprivat.com/2011/06/3d-rendering/
Rendering sering digunakan untuk desain arsitektur, simulator, movie atau juga special effect pada tayangan televisi, dan design visualization. Rendering tidak hanya digunakan pada game programming Model namun ada juga yang digunakan dalam bentuk 3D. 3D Rendering adalah proses yang melibatkan perangkat lunak 3 Dimensi untuk menghasilkan gambar dari model yang telah dibuat sebelumnya. Material dan tekstur yang melibatkan gambar yang dibuat atau sesuai dengan permukaan atau poligon tempat material dan tekstur tersebut berada, sudut pandang dari arah mana objek tersebut dilihat, serta pencahayaan yang diberikan terhadap model 3D dan lingkungan sekitarnya.
Dalam bidang 3D Graphics rendering harus dilakukan secara cermat dan teliti. Maka dari itu terkadang dilakukan pre rendering sebelum rendering dilaksanakan. Per rendering adalah proses pengkomputeran secara intensif ,yang biasa digunakan untuk pembuatan film, menggunakan graphics card dan 3D hardware accelerator untuk penggunaan real time rendering.
Gambar yang dibuat melalui proses rendering digital adalah gambar digital atau raster image, jenis gambar yang biasa kita lihat sehari-hari pada desktop komputer atau wallpaper. Gambar digital tersebut dibuat melalui proses rendering digital sebagai langkah besar terakhir sebelum disusun menjadi animasi. Gambar-gambar digital tersebut diidentifikasi melalui beberapa fitur sebagai berikut
• Shading : mengatur tingkat kecerahan dan warna
• Reflection : pencerminan gambar
• Blur : efek kabur dari obyek yang bergerak
• Refraction : pembelokan cahaya melalui benda padat transparan
• Shadows : efek yang diciptakan oleh cahaya terhalang atau efek bayangan
• Soft shadow : efek cahaya atau bayangan yang terhalang sebagian
• Depth of Field : penampilan objek kabur karena terlalu jauh di depan atau di belakang
sumber :
http://my.opera.com/taniadwy/blog/rendering
http://blog.kursusprivat.com/2011/06/3d-rendering/
Minggu, 02 Oktober 2011
Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual dimana gambar diguakan untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain). Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah h ide, akal, mata, tangan, alat gambar , tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Konsep ini biasannya dibuat menggunakan sketsa. Desainer grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer. Beberapa softaware yg digunakan dalam desain grafis ialah
• Adobe Photoshop
• Adobe Illustrator
• Coreldraw
• GIMP
• Inkscape
• CorelDraw
• Adobe Dreamweaver
• Notepad
• Adobe Photoshop
• Adobe Premier
• Adobe Flash, atau yg sebelumnya Macromedia Flash
• Ulead Video Studio
SEJARAH AWAL DESAIN GRAFIS
Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Pada awal millenium kedua perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Sangat tidak efektif karena konon katanya untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
ERA CETAK
Pada Tahun 1447 Johannes Gutenberg menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain alat untuk menghasilkan anggur yang digunakan di Rhineland, Jerman,. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa. Temuan Gutenberg ini telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku.
Perkembangan selanjutnya ditemukan oleh Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan tehnik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan tehnik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Tehnik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster.
Perkembangan desain grafis ditandai dengan peristiwa-peristiwa penting di dunia yang berperan dalam sejarah perkembangan desain grafis seperti pameran yang dilaksanakan di sebu gedung yang dibuat menggunaka teknik desain grafis, pembuatan poster dan lukisan, gerakan seni dan kesustraan, gerakan seni modern, dibuatnya peta bawah London, ditemukannya Helvetica yang adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia, terbitnya majalah desain grafis Amerika.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://aditlab.blogspot.com/2010/02/sejarah-desain-grafis.html
http://sjrdesgrafison.blogspot.com/
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah h ide, akal, mata, tangan, alat gambar , tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Konsep ini biasannya dibuat menggunakan sketsa. Desainer grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer. Beberapa softaware yg digunakan dalam desain grafis ialah
• Adobe Photoshop
• Adobe Illustrator
• Coreldraw
• GIMP
• Inkscape
• CorelDraw
• Adobe Dreamweaver
• Notepad
• Adobe Photoshop
• Adobe Premier
• Adobe Flash, atau yg sebelumnya Macromedia Flash
• Ulead Video Studio
SEJARAH AWAL DESAIN GRAFIS
Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Pada awal millenium kedua perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Sangat tidak efektif karena konon katanya untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
ERA CETAK
Pada Tahun 1447 Johannes Gutenberg menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain alat untuk menghasilkan anggur yang digunakan di Rhineland, Jerman,. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa. Temuan Gutenberg ini telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku.
Perkembangan selanjutnya ditemukan oleh Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan tehnik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan tehnik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Tehnik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster.
Perkembangan desain grafis ditandai dengan peristiwa-peristiwa penting di dunia yang berperan dalam sejarah perkembangan desain grafis seperti pameran yang dilaksanakan di sebu gedung yang dibuat menggunaka teknik desain grafis, pembuatan poster dan lukisan, gerakan seni dan kesustraan, gerakan seni modern, dibuatnya peta bawah London, ditemukannya Helvetica yang adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia, terbitnya majalah desain grafis Amerika.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://aditlab.blogspot.com/2010/02/sejarah-desain-grafis.html
http://sjrdesgrafison.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)